Kamis, 11 Oktober 2012

Membuat bunga dari aqua gelas


1.    Pengantar
Sampah adalah sisa suatu usaha atau kegiatan manusia yang berwujud padat [baik berupa zat organik maupun anorganik yang bersifat dapat terurai maupun tidak terurai] dan dianggap sudah tidak berguna lagi sehingga dibuang ke lingkungan.
Berdasarkan sifatnya sampah dapat dibagi menjadi :
·         Sampah Organik, yaitu sampah yang mudah membusuk seperti sisa makanan, sayuran, daun-daun kering, dan sebagainya. Sampah ini dapat diolah lebih lanjut menjadi kompos. Sampah ini bisa mengalami pelapukan (dekomposisi) dan terurai menjadi bahan yang lebih kecil dan tidak berbau (sering disebut dengan kompos). Sampah organik terbagi lagi menjadi :
o   Sampah organik basah. Sampah organik basah dimaksudkan sampah mempunyai kandungan air yang cukup tinggi. Contohnya kulit buah dan sisa sayuran.
o   Sampah organik kering. Yang termasuk sampah organik kering adalah bahan organik lain yang kandungan airnya kecil. Contoh sampah organik kering di antaranya kertas, kayu atau ranting pohon, dan dedaunan kering.
·         Sampah Anorganik, yaitu sampah yang terdiri dari bahan-bahan yang sulit terurai secara biologis sehingga penghancurannya membutuhkan waktu yang sangat lama. Sampah Anorganik berasal dari sumber daya alam tak terbarui seperti mineral dan minyak bumi, atau dari proses industri. Beberapa dari bahan ini tidak terdapat di alam seperti plastik dan aluminium. Sebagian zat anorganik secara keseluruhan tidak dapat diuraikan oleh alam, sedang sebagian lainnya hanya dapat diuraikan dalam waktu yang sangat lama. Sampah jenis ini pada tingkat rumah tangga, misalnya berupa botol, botol plastik, tas plastik, dan kaleng.
Sampah yang dianggap menjadi barang yang tidak berguna lagi sebenarnya dapat menjadi barang yang sangat berguna asalkan pengolahannya dilakukan dengan baik. Berikut ini pengolahan sampah dengan menerapkan konsep 3R yaitu:
o   Reuse (penggunaan kembali) yaitu menggunakan sampah-sampah tertentu yang masih memungkinkan untuk dipakai (penggunaan kembali botol-botol bekas).
o   Reduce (pengurangan) yaitu berusaha mengurangi segala sesuatu yang dapat menimbulkan sampah serta mengurangi sampah-sampah yang sudah ada.
o   Recycle (daur ulang) yaitu menggunakan sampah-sampah tertentu untuk diolah menjadi barang yang lebih berguna (daur ulang sampah organik menjadi kompos).
Di lingkungan sekolah, pengelolaan sampah membutuhkan perhatian yang serius. Dengan sebagian besar penghuninya adalah anak-anak tidak menutup kemungkinan pengelolaannya pun belum optimal. Namun juga bisa dipakai sebagai media pembelajaran bagi siswa-siswinya. Salah satu pengukur sekolah yang baik adalah berwawasan lingkungan. Oleh karena itu kita sebagai guru harus sadar tentang pentingnya memanfaatkan lingkungan untuk belajar yang salah satunya dapat diwujudkan dari pemanfaatan sampah sebagai barang yang berguna. Dalam perancangan pengelolaan sampah di sekolah, para siswa perlu dilibatkan secara aktif. Hal ini dapat dilakukan dengan pembentukan regu-regu yang bertugas secara terjadwal. Kegiatan pameran dan kompetisi berkala dapat dilakukan untuk meningkatkan kepedulian terhadap pengelolaan sampah.  Kegiatan seperti itu merupakan latihan yang bagus untuk menumbuhkan jiwa-jiwa mengelola sampah. Sehingga muncul kesadaran baru bahwa,  “Sampah bukan masalah, tetapi peluang”.


2.    Tujuan
·         Menanamkan rasa memilki lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan
·         Menanamkan rasa bertanggung jawab terhadap lingkungan
·         Menanamkan arti pentingnya menjaga lingkungan pada siswa
·         Menanamkan sikap kreatif pada siswa
·         Menumbuhkan kesadaran diri siswa untuk memanfaatkan sampah sebagai peluang bisnis
3.    Alat dan Bahan
·      Untuk membuat bunga
o  Gelas air mineral bekas
o  Kawat
o  Benang
o  Cat, kuas
o  Gunting
·      Untuk membuat pot
o  Pasir putih
o  Pewarna
o  Botol bekas
4.                Waktu
Disesuaikan dengan waktu yang dibutuhkan
5.    Langkah-langkah
·      Sebagai apresepsi ajak bernyanyi
Kawan lihatlah
Aku si tempat sampah
Selalu menanti semua
Tak kenal lelah
               Kawan kemarilah
               Perhatikanlah, amatilah
               Sampah harus dipilah
               Agar hari ceria
Organik, anorganik
Supaya bumi cantik
Keindahan tak terusik
Bermain dengan asyik
·      Kemudian dari lagu tersebut, ajak anak untuk memberikan kesimpulan dari lagu tersebut, misalnya kesimpulannya sampah bisa kita manfaatkan menjadi peluang bisnis
·      Setelah itu ajak anak untuk membuat kerajinan dari sampah, disini kita akan membuat bunga dari gelas air mineral bekas.
Langkah pembuatan bunga dari gelas air mineral bekas
o  Gunting bagian atas gelas air mineral
o  Kemudian potong-potong gelas air mineral tersebut menjadi 12 bagian namun jangan sampai ke bawah, sisakan bagian bawah gelas sebagai alas.
 
o  Potongan gelas air mineral tersebut ada yang dikuncupkan sebagai bunga yang menguncup dan ada yang di lekukan  sebagai bagian bunga yang mekar.
  
o  Setelah itu cat bunga tersebut dengan warna merah
o  Dan jemur hingga kering
o  Sambil menunggu bunga kering, kita buat daun dari gelas tersebut dengan cara kita gambar daun pada gelas tersebut setelah itu kita gunting sesuai gambar yang telah kita buat.
o  Setelah daun tersebut kita gunting, kita cat daun tersebut dengan warna hijau, kemudian jemur hingga kering
o  Setelah bunga kering,beri lubang sedikit untuk memasukan kawat dan masukan kawat tersebut sebagai tangkai.
o  Setelah itu tempelkan daun pada tangkai dan rangkai bunga yang satu dengan bunga yang lainnya.
o  Kemudian proses perangkaian bunga selesai lilit bagian tangkai dengan benang dan cat tangkai tersebut dengan warna hijau.
Langkah pembuatan bagian pot
o  Semprot pasir putih dengan pewarna hijau dan merah
o  Kemudian keringkan
o  Sambil menunggu pasir kering kita bersihkan botol bekas dan buat sedikit lubang pada tutup botol agar bunga yang telah dirangkai dapat masuk ke dalam botol tersebut.
o  Setelah pasir kering, masukan pasir hijau pada bagian bawah dan atas dan pasir merah pada bagian tengah.
o  Usahakan saat memasukkan pasir tidak ada celah sedikitpun agar tidak ada ruang bagi pasir yang berbeda warna
o  Tutup bagian atas botol dengan busa kemudian tutup dengan tutup botol yang telah dilubangi.
o  Setelah itu masukkan bunga ke dalam pot, maka akan jadilah bunga dari gelas air mineral seperti ini :
·  Guru memberikan kesimpulan dan motivasi kepada siswa untuk membuat kerajinan dari sampah yang masih bisa dimanfaatkan
6.    Penegasan
Sampah bukan barang kotor yang sudah tidak berguna. Sampah bisa menjadi barang yang bermanfaat dan bernilai tinggi, asalkan kita mampu memodifikasi sampah itu menjadi barang yang indah dan berdaya jual tinggi. Sampah bukan masalah buat kita namun kita bisa menjadikan sampah sebagai peluang usaha yang bisa menjadi lapangan pekerjaan.
7.    Evaluasi
·         Tes kinerja
1.         Afektif  : peserta didik berusaha menjaga lingkungan, misalnya dengan memanfaatkan sampah sebagai barang yang berguna.
2.         Kognitif : peserta didik mampu membedakan sampah organik dan sampah anorganik
3.         Psikomotorik : peserta didik mampu membuat kerajinan dari sampah.
·         Tes sikap

No
Pernyataan
Ragu-ragu
Setuju
Sangat Setuju
1


2

3
Membuang sampah anorganik dan sampah organik pada tempatnya masing-masing.
Memanfaatkan sampah menjadi barang yang lebih berguna.
Membuat salah satu kerajinan tangan yang sederhana dari sampah.







Tidak ada komentar:

Poskan Komentar